NEGERI YANG TERKOYAK (Roisiyatin)

ada yang terkoyak disudut bibir yang tak mampu mengelak
tertikam berjuta nestapa yang bertubi-tubi
tak ada tangis yang terdengar, hanya rintihan kecil samar
meratapi hari tak kunjung berlari
mengeja detik angka kehidupan di pelosok angan
menghitung sejarah berkali-kali

tak kudapati solusi, tak kujumpai simpati
terbaring, duduk, merangkak, dan mencoba tegak
hanya ledakkan sunyi yang berkata
memburu maha suara membidik angkara
kini kudapati dekap lantaran semua telah tertangkap
meski jiwa bersimbah amarah, raga berpeluh keluh
ada yang terkoyak disudut negeri yang masih bayi
terjamah penjajah yang sempurna menjarah
mula menimbang, menuntun, lalu menjerambabkan
menodong kebebasan dengan senapan kehancuran
melucuti segenap umpat dan tanda tanya tak terjawab
negeri bungkam, muram sembari terdiam
renungkan hikayat yang tercatat sarat hakikat
ada yang terkoyak di sudut negeri seribu duka
tak tahu nasibnya...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 kritikan/saran:

Posting Komentar